Review Asus VivoBook X505ZA RAM 4GB SSD 128GB untuk Kuliah
Layak untuk tugas kuliah dasar, dengan RAM 4GB yang menuntut multitasking ringan.

Kelebihan & kekurangan
✅ Kelebihan · 8
- SSD membantu respons saat membuka sistem dan berkas kuliah
- Layar seri berukuran lapang untuk membaca materi dan mengolah dokumen
- HDMI memudahkan sambungan ke proyektor kampus yang kompatibel
- Tersedia USB-C, USB-A, LAN, dan pembaca kartu pada seri ini
- Seri menyediakan slot tambahan RAM untuk mengurangi hambatan multitasking
- Keyboard chiclet tanpa numpad memberi ruang lebih untuk tombol utama
- Garansi toko menambah dukungan setelah pembelian
- Komponen utama dan fungsi pendukung sudah lolos pemeriksaan sebelum dijual
⚠️ Kekurangan · 8
- RAM 4GB cepat membatasi rapat daring sambil membuka banyak aplikasi
- SSD 128GB perlu pengelolaan ruang untuk aplikasi dan arsip semester
- Prosesor generasi lama kurang sesuai untuk komputasi berat berkepanjangan
- Grafis terintegrasi berbagi RAM sistem yang sudah terbatas
- Panel HD pada referensi lokal kurang lega untuk dokumen berdampingan
- Keyboard seri tidak dilengkapi lampu latar dan numpad
- Akses peningkatan RAM dan SSD seri memerlukan pembongkaran yang cukup rumit
- Port USB-A sisi kanan pada seri masih menggunakan USB 2.0
Bisa dipakai untuk aplikasi apa?
Dinilai dari spesifikasi unit ini (kelas ringan): ryzen 3 2200u · RAM 4GB · GPU terintegrasi.Port
Susunan konektor seri mendukung kebutuhan kampus: HDMI untuk presentasi, LAN untuk jaringan kabel, serta USB-A untuk tetikus dan flashdisk. Pembaca SD berguna ketika memindahkan dokumentasi kegiatan. Posisi di atas mengikuti referensi seri[3].
USB-C tercatat sebagai konektor USB untuk data. Kemampuan mengisi laptop atau mengeluarkan gambar melalui USB-C belum terverifikasi; gunakan HDMI untuk layar eksternal dan konektor daya khusus untuk pengisian[1].
Keyboard & touchpad
Keyboard chiclet seri menyediakan tombol utama yang cukup lapang, tetapi tanpa numpad dan lampu latar. Untuk makalah, susunan ini praktis; input angka panjang di spreadsheet lebih nyaman dibantu numpad eksternal. Referensi juga menyoroti tombol arah yang kecil[2].
Touchpad seri mendukung gestur Windows untuk navigasi. Dukungan aktual mengikuti pengandar dan sistem operasi yang terpasang. Keyboard unit yang kami review sudah lolos pemeriksaan; rasa tombol, kelicinan touchpad, dan akurasi gestur belum diuji terpisah[2].
Layar
Referensi lokal Ryzen 3 memakai layar 15,6 inci beresolusi 1366 × 768 dan penyegaran 60 Hz. Ukurannya membantu membaca slide, tetapi ruang untuk dua dokumen berdampingan terbatas. Resolusi panel pada unit yang kami review belum dikonfirmasi[1].
Kecerahan, cakupan sRGB, kontras, dan akurasi warna unit belum tersedia. Kemampuan untuk koreksi warna belum dapat dipastikan. Untuk tugas visual, periksa hasil pada layar lain yang sudah diketahui akurasinya.
Performa
Ryzen 3 2200U menyediakan dua core dan empat thread dengan grafis Vega 3. RAM unit sebesar 4GB membuat kapasitas memori menjadi batas penting: mengetik dan membaca PDF lebih realistis daripada membuka rapat, banyak tab, dan aplikasi desain bersamaan[1].
SSD mendukung respons penggunaan ringan, tetapi kapasitasnya perlu dijaga. Status aplikasi di bawah merupakan perkiraan redaksi untuk tugas sederhana, bukan hasil uji aplikasi terbaru. Skor Cinebench R23 dan Time Spy dibiarkan null karena pengukuran yang sesuai belum ditemukan.
Dibanding pesaing sekelas
vs Acer Aspire 3 A315-41 · Lenovo IdeaPad 330-15ARR · HP Notebook 15-db[7][8][9][10]Unggul dari pesaing
Kalah dari pesaing
- RAM Acer yang diuji lebih lega daripada unit yang kami review[7].
- Panel FHD Acer yang diuji memberi ruang kerja lebih luas daripada HD referensi X505ZA[1][7].
- Lenovo menyediakan numpad untuk input angka, sedangkan keyboard X505ZA tidak[2][8].
- Acer menyediakan dua slot RAM; X505ZA mengandalkan RAM onboard dan satu slot[1][7].
| Aspek | Asus VivoBook X505ZA unit ini | Acer Aspire 3 A315-41[7] | Lenovo IdeaPad 330-15ARR[8] | HP Notebook 15-db[9][10] |
|---|---|---|---|---|
| Prosesor | Ryzen 3 2000 | AMD Ryzen 3 2200U | AMD Ryzen 3 2200U | AMD Ryzen 3 2200U |
| GPU (TGP) | Radeon Vega | Radeon Vega 3 terintegrasi | Radeon Vega 3 terintegrasi | Radeon Vega 3 terintegrasi |
| Cinebench R23 multi | — | — | — | — |
| 3DMark Time Spy (GPU) | — | — | — | — |
| Layar | — | 15,6" FHD pada konfigurasi yang diuji | 15,6" HD atau FHD menurut konfigurasi | — |
| Slot RAM / SSD | 1 / 1 | 2 / — | 1 / — | — |
| Berat · Baterai | 1,697 kg; referensi · 42 Wh | 2,4 kg · 37 Wh | 2,2 kg · — | — |
| Review JVS | 61 · halaman ini | belum | belum | belum |
Baterai, suhu & suara
Baterai referensi seri berkapasitas nominal 42 Wh. Kapasitas penuh baterai unit yang kami review belum diukur. Baterai dan pengisian sudah lolos pemeriksaan sebelum dijual, tetapi hal itu tidak memastikan daya tahan tertentu[1].
Pengujian historis Jagat Review mencatat sekitar 3 jam pada PCMark 8 Work; hasil tersebut berlaku untuk perangkat referensi saat diuji. Durasi unit bekas, suhu, dan kebisingan kipas unit ini belum tersedia. Untuk jadwal kuliah panjang, bawa adaptor[4].
Spesifikasi
UNIT INI Baris bertanda garis biru = kondisi unit yang kami review. Baris lain = spesifikasi model dari sumber riset.
Cocok untuk siapa
- Mahasiswa dengan tugas dokumen dan presentasi
- Pembaca materi kuliah dan pengguna kelas daring
- Pemula pemrograman web atau Python
- Pengguna yang bersedia meningkatkan RAM
- Mahasiswa dengan tugas render dan CAD kompleks
- Penyunting video atau foto berukuran besar
- Pengguna banyak aplikasi secara bersamaan
- Pemain game berat
- Pengguna yang wajib bebas adaptor seharian
Unit di toko kami
+4 lagi
✓ Speaker ✓ Camera ✓ Charging ✓ BateraiGaleri
Rincian nilai
SSD membantu tugas harian terasa responsif, tetapi RAM kecil membatasi pekerjaan bersamaan.
Layar seri lapang untuk materi kuliah, tetapi panel HD referensi membatasi ruang kerja.
Baterai seri mendukung penggunaan berpindah tempat, tetapi rancangan lama kurang cocok untuk seharian.
Bodi seri cukup ringkas untuk layar besar, meski materialnya didominasi plastik.
Tombol utama seri cukup lapang untuk makalah, tetapi tanpa lampu latar dan numpad.
SSD, garansi toko, dan kondisi lolos pemeriksaan memberi manfaat, meski RAM serta ruang simpan terbatas.
Kesimpulan
Untuk mahasiswa dengan tugas makalah, presentasi, dan materi daring, unit yang kami review menawarkan dasar yang masuk akal. Tambahan RAM merupakan peningkatan paling relevan saat pekerjaan mulai melibatkan beberapa aplikasi; akses pemasangannya pada seri cukup rumit[4].
Nilai merupakan penilaian redaksi terhadap pilihan laptop pada kelas anggaran yang ditetapkan, bukan skor laboratorium. Catatan pembelian baru memakai arsip seri berkonfigurasi HDD, bukan konfigurasi SSD unit ini; bulan yang dicantumkan adalah arsip terbaru yang ditemukan[5][6].
Pertanyaan yang sering muncul
Cocok untuk mengetik makalah, membaca PDF, membuat presentasi sederhana, dan mengakses materi daring. RAM 4GB membuat aplikasi sebaiknya dibuka bergantian.
Layak untuk dokumen Office sederhana dan Chrome dengan sedikit tab. RAM 4GB bisa membatasi respons saat keduanya dipakai bersama aplikasi lain. Lisensi Office belum dikonfirmasi.
Bisa untuk kebutuhan rapat daring sederhana, tetapi RAM 4GB membatasi pemakaian bersamaan. Tutup aplikasi dan tab yang tidak diperlukan agar beban lebih ringan.
Seri X505ZA menyediakan RAM onboard dan satu slot SO-DIMM tambahan[1]. Konfigurasi unit yang kami review, kapasitas yang didukung, serta kompatibilitas RAM perlu diperiksa sebelum upgrade.
Upgrade penyimpanan perlu pemeriksaan terlebih dahulu karena bentuk dan antarmuka SSD unit yang kami review belum diketahui. SSD 128GB memerlukan pengelolaan ruang aplikasi dan berkas.
Baterai unit yang kami review lolos pemeriksaan fungsi, tetapi durasi pakai belum diukur. Ketahanan bergantung pada kondisi baterai, kecerahan layar, dan aplikasi yang digunakan.
Suhu unit yang kami review belum diukur, sehingga tingkat panas belum dapat dipastikan. Prosesor generasi lama ini lebih sesuai untuk tugas ringan daripada komputasi berat berkepanjangan.
Ryzen 3 2200U dan grafis Vega 3 lebih sesuai untuk kebutuhan ringan[1]. RAM 4GB dan SSD 128GB membatasi proyek besar; laptop ini kurang sesuai untuk editing berat atau game modern.
Seri ini memiliki HDMI untuk proyektor atau layar yang kompatibel. Proyektor dengan konektor berbeda mungkin memerlukan adaptor. Port unit yang kami review sudah lolos pemeriksaan.
Unit yang kami review dilengkapi garansi toko. Durasi, cakupan kerusakan, pengecualian, dan prosedur klaim perlu dikonfirmasi sebelum pembelian karena rinciannya belum tersedia.
Versi sistem operasi dan status lisensi unit yang kami review belum diketahui. Konfirmasikan sistem operasi serta lisensi aplikasi yang disertakan sebelum pembelian.
Processor, RAM, storage, LCD, keyboard, port, Wi-Fi, speaker, kamera, charging, dan baterai unit yang kami review lolos pemeriksaan. Hasil ini tidak menyatakan durasi baterai atau suhu terukur.
Sumber riset
- Jagat Review — X505ZA Ryzen 3: spesifikasi dan konfigurasi memori
- Hybrid — Review X505ZA Ryzen 5: bodi, keyboard, touchpad, dan foto seri
- Jagat Review — Peluncuran X505ZA Indonesia: port dan konfigurasi lokal
- Jagat Review — X505ZA: daya tahan baterai, peningkatan komponen, dan kesimpulan
- ASUS Indonesia — Product Guide AMD Juli 2019, arsip penawaran baru X505ZA Ryzen 3
- Jagat Review — Arsip penawaran baru X505ZA Ryzen 3 berkonfigurasi HDD
- Notebookcheck — Acer Aspire 3 A315-41 Ryzen 3: konfigurasi dan hasil pengujian
- Lenovo PSREF — IdeaPad 330-15ARR Platform Specifications
- HP Support — Spesifikasi HP Notebook 15-db dengan Ryzen 3 2200U
- HP — Datasheet HP 15 Laptop PC, pilihan prosesor dan grafis
- OK Computer — X505ZA Ryzen 3 dalam kategori diskontinue atau stok habis









